Sejarah raja ampat

Sejarah raja ampat – Kepulauan raja ampat adalah rangkaian empat gugusan pulau yang berdekatan atau berlokasi dibagian barat papua. Kepulauan raja ampat sekarang ini sangat tenar diseluruh dunia dikarenakan keindahan alam bawah lautnya yang sangat eksotis untuk didatangi. Kepulauan ini diapit oleh 4 gugusan pulau yang menjadi anggotanya, yaitu pulau waigeo, pulau misool, pulau salawati, dan pulau batnta.

Raja Ampat2Bila kita tinjau lebih jauh dari sisi sejarahnya, kepulauan raja ampat dahulu kala merupakan kekuasaan dari kesultanan tidore, sebuah kerajaan yang berpusat di kepulauan maluku. Untuk menjalankan kepemimpinannya, kesultanan tidore menunjuk 4 orang raja lokal untuk mengusai 4 kepulauan tersebut dalam jajaran kepulauan raja amapat sampai sekarang. Isitilah 4 orang raja ampat tersebutlah yang memerintah digugusan kepulauan yang menjadu awal dari nama raja ampat.

Asal mula nama raja ampat menurut mitos masyarakat disana berasal dari seorang perempuan yang menemukan tujuh buah telur. Empat butir diantaranya menetas dan menjadi empat pangeran yang terpisah dan masing – masing menjadi seorang raja yang mampu menempati 4 kepulauan disekitar barat papua.

Letak kepulauan raja ampat

Kepulauan raja ampat ini merupakan hasil dari kabupaten sorong sejak tahun 2003 yang mencakup 12 kecamatan dan 88 desa. Kabupaten ini mempunyai penduduk 31.000 jiwa. Mereka mempunyai 4 kepulauan besar dari 35 pulau saja yang berpenghuni masyarakat. Dengan luas wilayah sekitar 46.000 km2, hanya 6.000 km2 berupa daratan, sedangkan 40.000 km2 sisanya membentang lautan yang indah. Pulau – pulau tersebut sangat jauh dan belum terjamah sama sekali dan lautnya pun masih asri.

Raja Ampat3Kepulauan raja ampat terleta dijantung pusat segitiga karang dunia ( coral Triangle ) dan merupakan pusat keanearagaman hayati laut tropis terkaya didunia saat ini. Kepulauan ini berada dibagian paling barat pulau papua. Raja ampat mempunyai kekayaan alam dan keunikan spesies yang tinggi dengan ditemukannya 1.104 jenis ikan, 699 jenis moluska ( hewan lunak ) dan 537 jenis hewan karang. Tidak hanya ikan raja ampat juga kaya akan keanekaragaman terumbu karang, hamparan padang lamun, hutan mangrove dan pantai tebing berbatu yang indah dan sangat eksotis.

Melihat dari lokasinya dikawasan segitiga terumbu karang, yang tepat sebagai ppusat keragaman terumbu karang dunia. Jadi wajar saja jika raja ampat diindikasikan sebagai kawasan yang paling kaya keragaman hayatinya didunia. Kumpulan terumbu karang yang indah, membuktikan bahwa terumbu karang di kepulauan ini mampu bertahan terhadap ancaman – ancaman seperti pemutihan karang dan penyakit, dua jenis ancaman yang kini sangat membahayakan terumbu karang diseluruh dunia. Kerajaan raja ampat adalah bagian dari wilayah yang dikenal sebagai kawasan bentang laut kepala burung, yang didalamnya termasuk teluk cendrawasih, taman laut nasional terbesar di indonesia.